@yandaawan

Kura-kura Ambon

Kura-kura Ambon

 Kura-kura Ambon: Jenis kura-kura air tawar Asia Tenggara

Cuora amboinensis: Nama ilmiah spesies

Semi-akuatik: Hidup di darat dan air

Omnivora: Pemakan tumbuhan dan hewan

Habitat rawa: Tempat hidup alami

Telur ovipar: Berkembang biak dengan bertelur

Ditemukan di Indonesia, Malaysia, dan Filipina

Hidup di rawa, sungai kecil, dan sawah

Umur bisa puluhan tahun

Aktif pada malam hari (nokturnal)

Makan buah, serangga, ikan kecil, tumbuhan air

Ukuran dewasa 20–25 cm

Betina lebih besar dari jantan

Bertelur 1–5 butir

Butuh keseimbangan habitat air dan darat

Suhu memengaruhi aktivitas dan metabolisme

Kelestarian habitat menentukan kelangsungan hidup

Pola makan omnivora membantu bertahan

Nokturnal untuk menghindari panas

Kualitas air memengaruhi kesehatan

Lingkungan stabil memperpanjang umur

Edukasi penting untuk pelestarian

Burung Kutilang

Burung Kutilang

Burung Kutilang

Kutilang adalah burung dari keluarga Pycnonotidae.

Nama ilmiahnya adalah Pycnonotus aurigaster.

Burung ini banyak ditemukan di Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Kutilang memiliki suara khas yang nyaring dan sering terdengar di pagi hari.

Ciri khasnya adalah bagian kepala berwarna hitam dan tubuh coklat keabu-abuan.

Bagian bawah ekor berwarna merah atau jingga.

Kutilang hidup di lingkungan terbuka seperti taman, kebun, dan pekarangan.

Burung ini aktif pada siang hari (diurnal).

Makanan utamanya buah-buahan dan serangga.

Kutilang mudah beradaptasi dengan lingkungan manusia.

Burung ini sering terlihat berpasangan atau dalam kelompok kecil.

Kutilang membuat sarang dari ranting dan rumput.

Telurnya biasanya berjumlah 2–3 butir.

Kutilang termasuk burung yang tidak terlalu pemalu.

Populasi kutilang relatif stabil dibanding burung kicau lain.

Kutilang berperan dalam penyebaran biji tanaman melalui konsumsi buah.

Adaptasi tinggi memungkinkan kutilang hidup di berbagai lingkungan.

Pola makan omnivora membantu kelangsungan hidupnya.

Kicauan berfungsi sebagai komunikasi antarburung.

Kehadiran kutilang menunjukkan lingkungan yang masih mendukung kehidupan.

Interaksi dengan manusia dapat meningkatkan populasi di perkotaan.

Kutilang membantu mengendalikan populasi serangga.

Lingkungan yang bersih dan hijau mendukung kehidupan burung.

Sarang merupakan bagian penting dalam reproduksi dan perlindungan telur.

Burung diurnal memanfaatkan cahaya matahari untuk aktivitas.

Rantai makanan menjaga keseimbangan populasi makhluk hidup.

Kerusakan habitat dapat mengurangi populasi burung.

Keanekaragaman hayati penting untuk keseimbangan ekosistem.

Konservasi diperlukan untuk menjaga keberlanjutan spesies.

Peran manusia penting dalam menjaga lingkungan hidup burung.

Burung Murai Batu



Murai batu adalah burung dari keluarga Muscicapidae.

Nama ilmiahnya adalah Copsychus malabaricus.

Burung ini banyak ditemukan di Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Murai batu terkenal karena suara kicauannya yang merdu dan bervariasi.

Burung ini memiliki ekor panjang yang menjadi ciri khas.

Warna bulunya umumnya hitam mengkilap dengan bagian dada coklat kemerahan.

Murai batu hidup di hutan tropis dan semak-semak.

Burung ini bersifat teritorial dan agresif terhadap sesama.

Makanan utamanya serangga seperti jangkrik dan ulat.

Murai batu juga memakan buah-buahan kecil.

Burung ini aktif pada pagi dan sore hari.

Murai batu sering dipelihara sebagai burung kicau.

Jantan memiliki suara lebih variatif dibanding betina.

Murai batu mampu menirukan suara burung lain (masteran).

Populasi murai batu di alam mulai menurun akibat perburuan.

Murai batu berperan dalam menjaga keseimbangan populasi serangga.

Kicauan digunakan sebagai alat komunikasi dan penanda wilayah.

Sifat teritorial membantu mempertahankan sumber makanan.

Adaptasi warna bulu membantu kamuflase di habitat alami.

Keanekaragaman suara menunjukkan kecerdasan burung.

Lingkungan yang baik mempengaruhi kualitas kicauan.

Interaksi manusia dapat meningkatkan atau menurunkan populasi.

Penangkaran dapat membantu pelestarian jika dilakukan dengan benar.

Perburuan liar dapat mengancam kelestarian spesies.

Habitat yang rusak berdampak pada keberlangsungan hidup burung.

Burung kicau memiliki nilai ekonomi di masyarakat.

Perawatan yang baik meningkatkan kesehatan dan performa burung.

Rantai makanan menjaga keseimbangan ekosistem.

Konservasi diperlukan untuk menjaga kelangsungan spesies.

Etika dalam memelihara hewan harus diperhatikan.

 

Musang Pandan

Musang Pandan foto : kompas


Musang pandan adalah hewan mamalia dari keluarga Viverridae.

Nama ilmiahnya adalah Paradoxurus hermaphroditus.

Musang pandan banyak ditemukan di Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Hewan ini aktif pada malam hari (nokturnal).

Musang pandan memiliki tubuh ramping dengan panjang sekitar 40–70 cm.

Berat tubuhnya berkisar antara 2–5 kg.

Warna bulunya abu-abu kecoklatan dengan bercak hitam.

Musang pandan memiliki penciuman yang tajam.

Makanan utamanya buah-buahan seperti pisang dan kopi.

Musang juga memakan serangga dan hewan kecil.

Hewan ini mampu memanjat pohon dengan sangat baik.

Musang pandan memiliki kelenjar yang menghasilkan bau khas.

Musang pandan dikenal sebagai penghasil kopi luwak.

Proses kopi luwak berasal dari biji kopi yang dimakan dan dikeluarkan kembali.

Musang pandan dapat hidup di hutan, kebun, hingga dekat pemukiman manusia.

Musang pandan berperan penting dalam penyebaran biji tanaman.

Adaptasi nokturnal membantu musang menghindari predator.

Kemampuan arboreal mendukung kelangsungan hidup di hutan.

Pola makan omnivora membuat musang mudah beradaptasi.

Keberadaan musang menunjukkan keseimbangan ekosistem.

Musang membantu regenerasi tanaman melalui kotorannya.

Interaksi manusia dan musang dapat berdampak positif dan negatif.

Eksploitasi musang untuk kopi luwak dapat mengancam kesejahteraannya.

Pelestarian habitat penting untuk keberlangsungan hidup musang.

Musang memiliki sistem pencernaan unik yang mempengaruhi kualitas kopi.

Hewan nokturnal cenderung memiliki indra penciuman dan pendengaran tajam.

Perubahan lingkungan dapat memaksa musang mendekati pemukiman.

Rantai makanan menjaga populasi musang tetap seimbang.

Konservasi satwa liar diperlukan untuk mencegah kepunahan.

Pemanfaatan hewan harus memperhatikan etika dan kelestarian lingkungan.

Mengenal Jalur Pendakian Papandayan

Gerbang Pendakian Gunung Papandayan Foto : @yandaawan



Sahabat Alam, saat ini semua jalur pendakian di Gunung Papandayan dibagi menjadi 10 Pos pendakian, dengan jalur pendakian yang sebenarnya dimulai dari Pos 4 dan seterusnya. Berikut adalah penjelasan pos pendakian satu per satu yang ada di Gunung Papandayan.

 

Pos 1; Pintu gerbang utama pembayaran tiket

Jalur pendakian di Gunung Papandayan saat ini memang berbeda dari gunung-gunung lain yang kita kenal, Ketika kita masih di kendaraan dan belum turun,kita sudah tiba di Pos 1.

Lokasi Pos 1 adalah gerbang utama yaitu pos pembayaran tiket, saat kita diminta untuk membayar retribusi masuk.

 

Pos 2; Lokasi parkiran kendaraan motor

Setelah pos 1 dan kita masih belum turun dari kendaraan yang kita tumpangi, kita sudah berada di Pos 2, yaitu area parkir kendaraan motor.

 

Pos 3; Pos petugas keamanan untuk lapor kemping

Pos 3 Kawasan Parkir

Setelah tiba di Pos 3 yaitu lokasi parkir kendaraan, kita bisa memanfaatkan waktu untuk beristirahat di sini. Terdapat banyak warung yang bisa digunakan untuk beristirahat sejenak, untuk makan minum, ngopi dan ngeteh, ke toilet dan mushola.

Sebelum pendakian, kita harus melapor ke Pos 3, yaitu pos security yang lokasinya masih di area parkir kendaraan.

 



Pos 4; Pintu gerbang pendakian

Pos 4 Gunung Papandayan merupakan titik awal dari jalur pendakian kita. Kita start mendaki dari sini. Di sini ada pintu gerbang jalur pendakian. Trek pendakiannya masih berupa jalan aspal dengan elevasi pendakian yang belum terlalu menanjak.


 


Pos 5; Area kawah

Sehabis jalan beraspal, kita akan bertemu area kawah untuk pertama kalinya. Aroma belerang sudah mulai tercium dari sini, jangan lupa pakai masker atau buff jika kita mempunyai sedikit masalah dengan penciuman. Di Pos 5 Area kawah ini terdapat toilet umum yang bisa kita gunakan jika kita kebelet ingin buang air kecil dalam pendakian awal. Lokasi ini merupakan Pos 5 dari jalur pendakian Gunung Papandayan. Setelah itu jalur pendakian merupakan setapak berbatu dengan elevasi yang masih tidak terlalu curam.

 

Pos 6; Area kawah (Check Point)

Kawah Papandayan

Selanjutnya jalur menuju ke area tengah kawah, jalur ini cukup menanjak jalannya, trek juga masih jalan setapak berbatu. Di tengah area kawah ini terdapat satu bangunan pos/bale-bale yang bis akita gunakan untuk beristirahat jika kita merasa agak lelah dalam pendakian.

Pos 6 juga bisa dimanfaatkan untuk jadi Check Point peserta pendakian jika kita mendaki Bersama rombongan. Dari sini kita bisa melihat pusat kawah Gunung Papandayan yang mengeluarkan asap sulfatara. Gunakan masker kita, atau tutup area hidung kita dengan buff saat kita berada di area ini, dan usahakan jangan terlalu lama berada di sini, karena bau belerang akan sangat menyengat.

 


Pos 7; Persimpangan jalur ke Hutan Mati dan ke Ghober Hoet

Setelah Pos 6 di ujung jalur pendakian setelah melewati kawah, kita akan bertemu suatu persimpangan jalur ke Hutan Mati atau ke Ghober Hoet. Arah kiri menuju hutan mati, biasanya ini jalur untuk teking tektok, dan arah kanan ke Ghober Hoet buat yang akan ngecamp dan menikmati sunrise. Di Pos ini juga terdapat toilet beberapa pintu, dan beberapa warung milik warga lokal. Kita bisa memanfaatkan untuk men-recharge yang terkuras, bisa istirahat sejenak, minum minuman hangat atau dingin, harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau.



 

Pos 8; Ghober Hoet. Camp Area & Sunrise view

Ghober Hoet Papandayan

Dari pos 7, jika kita ingin camping bermalam, maka jalur yang harus kita pilih dan tempuh Adalah jalur ke Ghober Hoet (pilih jalur yang ke arah kanan) menuju Pos 8 ini jalur pendakian akan sedikit menuruni lembah, di tengahnya kita akan menyebrangi sungai kecil. Kemudian naik kembali untuk menuju satu bukit, dimana di atasnya merupakan Pos 8; Ghober Hoet.

Tanjakan Omon ada di area ini antara Pos 7 dan 8. Vegetasi jalur pendakian berikutnya mulai berganti, di kanan/kiri jalur pendakian kita ada tanaman cantigi dan semak belukar khas hutan di Jawa Barat. Jalur pendakian merupakan setapak dengan tanah yang cukup licin jika hujan. Kita harus benar-benar memastikan menggunakan perlengkapan pendakian yang memadai, untuk lebih detil bisa baca di sini.

Pos 8 Ghober Hoet merupakan lokasi alternatif camping area. Dari sini kita bisa menyaksikan sunrise di Gunung Papandayan dengan berlatar Gunung Cikuray di sebrang. T

Sumber air dan toilet ada di sini. Juga terdapat beberapa warung yang dikelola warga lokal. Security juga secara berkala berkeliling menjaga pos ini.





 


Pos 9; Camp Area Pondok Saladah dan Taman Edelweis

Dari pos 8 kita bisa melanjutkan trekking/hiking menuju ke Pondok Saladah yang merupakan lokasi camping area. Kita bisa bermalam camping di sini, jalur menuju ke Pondok Saladah melalui Pos 8 Ghober Hut atau dari Pos 7 ke arah kiri. Jalur pendakian ke Pondok Saladah dari Pos 8 sudah tidak ada lagi tanjakan, dengan melewati jalan setapak tanah dengan hutan lebat disekelilingnya. Keluar dari hutan lebat ini, kamu sudah akan tiba di Pondok Saladah.

Jika kita hanya Tektok, 1 hari trekking bolak-balik maka kita tiba di Pondok Saladah dari Pos 7 dan Hutan Mati. Jalur pendakian Pos 9 juga sudah tidak ada tanjakan lagi.

Di Pondok Saladah terdapat pos penjagaan petugas, sumber air bersih yang bis akita gunkana untuk masak ketika camping, toilet dengan air pegunungan yang mengalir,  warung-warung bagi pendaki yang dikelola warga lokal, harganya juga sangat terjangkau.

Sedikit ke belakang Pondok Saladah terdapat hamparan luas Edelweis kita bisa berjemur dan menikmati memandang edelweis si bunga abadi dan mengabadikan moment dengan berfoto di sana.

Pos 9 Pondok Saladah


 

Pos 10; Hutan Mati

Hutan Mati Gunung Papandayan

Pos 10 Hutan Mati bisa ditempuh dari Pondok Saladah

Hutan Mati juga bisa ditempuh melalui Pos 7, jika kamu tidak ingin melakukan camping, atau hanya melakukan Tektok, 1 hari trekking bolak-balik kita bisa langsung menuju ke Hutan Mati (pilih jalur sebelah kiri) tanpa melalui Ghober Hoet dan Pondok Saladah.

Jika dari Pos 7 langsung ke Hutan Mati, Jalur pendakiannya akan cukup menanjak, siapkan mental untuk merasa lelah di sini. Trek pendakian di sini akan tertutup tanaman cantigi. Hutan Mati Adalah puncak, kawasan eksotis sisa dari erupsi Gunung Papandayan tahun 2002.

Namun ketika kita ingin camping dan mengambil jalur arah kanan melewati Pos 8 Ghober Hoet dan Pos 9 Pondok Saladah ( memilih camping di pos 8 atau 9 ) kita bisa melanjutkan trekking melewati Hutan Mati sebagai Puncak dan melanjutkan turun menuju basecamp.

Kita bisa memilih sedari Pos 7. Ke arah kanan atau ke arah kiri jalur pendakian sama-sama punya keseruan tersendiri.

Hutan Mati






Catatan Perjalanan Survey @yandaawan dan @abdnadadi

dari pengalaman pribadi dan inspirasi dari catatan papandayantrip  

 

 

 

 

 

 

Rekomendasi IDAI Selama Anak Sekolah Dari Rumah

Rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Selama Anak Sekolah Dari Rumah





























Infografis sumber : IDAI.or.id

Salam Hangat Jabat Erat

@artridwan | Fasilitator Sekolah Alam Tangerang


Learn From Home Ala Sekolah Alam Tangerang


LFH ala Sekolah Alam Tangerang

Oleh : Andri Fajria*

 

Masa pandemi mengharuskan setiap sekolah beradaptasi dengan cara belajar dari rumah. Sekolah yang berorientasi akademik seolah tidak ingin ada waktu terbuang dalam mengejar target capaian akademik saja. Mereka tetap menggunakan jadwal belajar sekolah sehari - hari dengan metode online. Tidak ada perubahan dalam materi belajar, sesuai dengan mata pelajaran sebelumnya di sekolah. Selain itu, selama 6 - 8 jam setiap hari siswa harus berada di depan gawai nya.

 

Bagaimana dengan  sekolah alam Tangerang (SAT) ?

Dalam masa LFH, SAT membuat kurikulum adaptif dan adjusted.

Adaptif artinya menyesuaikan bentuk dan materi kegiatan dengan lingkungan belajar untuk mencapai tujuan kurikulum yang telah ditetapkan.

Adjusted artinya menyediakan pilihan - pilihan yang memungkinkan anak dan orangtua berkegiatan sesuai dengan kondisi masing - masing.

Maka sekolah mewajibkan siswa untuk melakukan kegiatan harian seperti : ibadah shalat 5 waktu, berolahraga 30 menit, kemandirian (membersihkan kamar, mencuci pakaian, menyetrika, dll) sesuai tahapan usianya, kegiatan project, tahsin / tahfidz. dan maghrib mengaji. Kegiatan online dibatasi maksimal hanya 3 jam sehari. Bahkan untuk siswa TK dan SD-1 maksimal hanya 2 kali kegiatan online dalam sepekan.

Jumlah anak dalam setiap kelompok online dikurangi agar setiap anak lebih terperhatikan dan waktu menunggu giliran lebih singkat.

SAT juga menggeser waktu belajar, menjadi termasuk weekend (hari Sabtu dan Ahad), agar orangtua bisa lebih terlibat dalam kegiatan anak. Kegiatan pengembangan minat dan bakat (lintas kelas) juga diselenggarakan pada weekend. Dijadwalkan pula sessi sharing antar orangtua dan parents meeting. Jadilah hari libur SAT menjadi hari Senin dan Kamis.

 

Hari ini adalah adalah hari pertama pembelajaran tahun ajaran 2020/2021 di Sekolah Alam Tangerang. Hampir di semua kelas pagi ini orangtua mengirimkan foto dan video anaknya berolahraga... ada yang bersepeda, sit up, dan lain - lain. Di kelas online, jelas terpancar kerinduan di semua mata siswa yang sudah lama sekali tidak saling berjumpa. 

 

Semoga pembelajaran adaptif dan adjusted ini dapat mengoptimalkan pembelajaran di tengah keterbatasan.

 

Kami sejak lama meyakini bahwa BELAJARNYA MURID LEBIH PENTING DARIPADA MENGAJARNYA GURU.

 

Tangerang, 21 Juli 2020

 

*Andri Fajria

TK Tunas Robbani

Sekolah Alam Tangerang

SM Surau Merantau




Sharing Session Sekolah Alam dan SCOPE



Sharing Session Sekolah Alam bertempat di  Sekolah Alam Tangerang, Sabtu - Ahad,  17-18 Maret 2018
Hari Pertama dengan susunan acara pembukaan dan sambutan dari SAT 
dilanjut pembukaan oleh pengurus JSAN
openmind "fundrising dan management keuangan sekolah" oleh bang Lendo Novo, sharing session SAI, fundrising SAI, presentasi Ust. Rofiqi, sharing SAT : penggalangan dana pembebasan lahan dari orangtua siswa dan diskusi
Hari kedua SCOPE , School Of Co Parenting
Stretching oleh Pak Hapid SAT, fun games kemudian belajar bersama sentra dan ranah yang ada di Sekolah Alam Tangerang
Bunda Mar : Sentra Balok, Bunda Hani : Sentra Main Peran Besar, Bunda Ika : Sentra Bahan Alam,  Bunda Nisa : Sentra Seni, Pak Sabil : Sentra Imtaq
Ranah fisik : pak hapid, Ranah seni : bunda ully, Ranah Sejarah Islam : Bunda Ita ,
Ranah Berhitung : pak nano
Istirahat kemudian lanjut presentasi SAT dan sharing program SCOPE
Penutupan dan Refleksi ust.  Nurul Khamdi
Berikut adalah catatan yang dirangkum dari pertemuan S3 dan SCOPE di Sekolah Alam Tangerang

Fund Rising SAI
1998 - 2018
Bu Idet (Dir. Pengembangan SAI)

1. Play ground bisa jadi fund rising > fund rising komunitas. Kayu besi dari kalimantan, providernya orang tua termasuk pasir dan lainnya.

2. ‎Memproduk hasil kerja guru > buku. Digunakan dalam ppsb > masuk  pendapatan guru. Menggunakan konsep bea guru.

3. ‎Jual Baju, Barang Bekas.

4. ‎Untuk aktivitas anak :
Fund rising anak : 1 juta , Orang tua : 2 juta, Sekolah tidak banyak, Sisanya sponsor. Prinsipnya kolaborasi.

5. ‎Lahan. Pindahan dari ciganjur. Sewa 20 tahun 10 juta.
Membuat tim, menjemput sekolah impian. Diiniasiasi oleh orang tua. Distrukturkan oleh komunitas. Saat ini tempatnya di mampang.

6. ‎Membentuk Yayasan Wakaf Indonesia.
SAI membentuk LAZ sejak 2008. SAI dengan 5 muzakki saja bisa dapat 200 juta. Ini bisa digunakan untuk dana kesehatan guru, dsb. Seluruhnya untuk kepentingan sosial. Tidak ada sama sekali untuk operasional sekolah.

7. ‎SAI sudah ada 7 unit (cabang), terbaru di pekanbaru 2 hektar potensi pengembangan sd. 10 hektar. Awalnya dari orang tua yang pengusaha, pindah ke pekan baru. Kurang puas dengan konsep sekolah umum. Maka membuka sekolah disana.
SAI tidak berkonsep franchise. Prinsip SAI peradaban itu ibarat bangunan, kerajaan. Menyebar, sesuai dakwahnya.
Islam rahmatan lil alamin, trmasuk konsep sekolah alam.
Bahkan beberapa non muslim sudah sering belajar atau menjajaki kerjasama dengan SAI.

8. ‎Memahami product life cycle. Ketika ada di tahap growth dan mature. Maksimalkan. Dengan kolaborasi.

9. ‎ 4 C. Konsep 21 century. Salah satunya adalah kolaborasi. Bukan ownership. SAI ditawari kerjasama oleh euro management. Membuat sekolah berkonsep kolaborasi di daerah menteng. Awalnya diajukan ke Al Azhar, namun al azhar menolak. Karena prinsip merema sekolah harus punya fasilitas.

10. Mengacu proses pendidikan, siswa SAI ada yang s2 Cambridge perbandingan pendidikan. Finland dan jepang maju karena pemerintah invest terbesar disana. Selain itu yang utama adalah kedekatan murid dengan guru. Melayani anak dengan penuh perasaan. Juga proses belajar. Hal tersebut yang paling diingat anak.

11. ‎Komunikasi. Ke orang tua, pemilik lahan. Jika niat baik, akan banyak bertemu dengan orang2 baik.
SAI Bless, dibelikan oleh orang tua rukonya. SAI meruyung 2 tahun dibeli 5M. Ada aja rejekinya.
Ditempat lain pun, bisa jadi diperpanjang sewa tanpa kenaikan harga. Atau bahkan digratiskan.

12. ‎Tetap silaturahim dengan guru yang sudah pindah keluar. Sekolah bintang madani, punya gedung alhirnya kolaborasi.

13. ‎Buat Event, EO, Pelatihan.

14. ‎Buat event yang menarik untuk sponsorship, karena tidak ada uang yang gratis. Apalagi dari perusahaan. Beri benefit. Misal di Banda Naira. Anak-anak mengedukasi uang palsu untuk SMP disana. Datanya dilaporman rapih ke perusahaan.

Pertanyaan

1. Jamaludin Sayang Ibu Lombok.
Rencana akan buat Aliyah, kemana kami harus belajar?
Untuk jadi sekolah alam, bisa dengan modal apa saja. Dengan metode apa saja. SAI sempat mendampingi sekolah umum, sekolah tahfidz. Pesantren.
Kebanyakan SAI dibangun oleh orang tua, biasanya orang tua yang punya fasilitas.
Salah satunya pesantren alam pangrango. Alumni sekolah alam buat pesantren sendiri. Padahal sekolahnya dulu hanya sampai kelas 5. Tapi mengakui bahwa sekolah alam yang merubah hidupnya.
Di Sekolah Alam sudah ada banyak yang buka SMA, insyaAllah semua terbuka untuk belajar.

2. ‎Anton Sacil
Soal kolaborasi, economic sharing.
Apakah dimungkinkan sekolah alam yang ada di indonesia. Bisakan kita kolaborasi dengan NGO?
Bisa. Contohnya di lampung. Yang penting win win solution. Kelebihan kerjasama dengan NGO mereka punya akses untuk dana yang sering tidak terpikir oleh kita. Misal dana pemerintah ternyata alokasinya cukup besar.

3. ‎Neni AlFath Jambi
Orang tua kadang sulit untuk dilibatkan. Untuk minta bantuan lagi, banyak yang protes kami sudah bayar?
Ketika orang tua banyak terlibat, tidakkah orang tua akan jadi banyak menuntut?
Yang perlu dilakukan adalah edukasi. Orang tua. Seleksi awal adalah seleksi orang tua. Bahwa orang tua adalah yang dihisab nanti soal pendidikan anak, bukan sekolab. Membangun keyakinan bahwa setiap yang diberikan untuk sekolah adalah untuk dunia dan akhirat.
Pernah ada pengalaman, orang tua yang kecewa. Padahal sudah memberi banyak. Tekankan bahwa kita adalah dakwah pendidikan. Lainnya adalah tentukan sistem akadnya apa apakah infaq, wakaf atau lainnya. Dikelola oleh LAZ. Jika akadnya pinjaman, kembalikan. Jika profit ssharing, penuhi haknya. Detailkan. Jumlahnya, cara pengembaliannya, jangka waktu, dsb. Tuliskan semuanya hitamputih. Tandatangani beserta saksi.

Tambahan Pak Azis (dir. Edu SAI) :
Seleksi siswa, orang tua wajib diseleksi kesamaan visinya baik konsep, harta, networking, dsb. Di buat surat pernyataan mendukung visi misi, proses pembelajaran, kegiatan anak, termasuk ketrlibatan aktif, dsb.
Presentasi lesson plan setiap awal semester.
Kegiatannya apa saja. Biaya berapa. Dan detailnya.

Untuk aktivitas, Banyak Orang tua berikan link ke perusahaan-perusahaan. Lebih dari 70% pendanaan aktivitas dari sana. Misal : wakatobi anak hanya bayar 1,7 padahal per anak riilnya 5 juta. sisanya dari sumber lain.
Penekanan bahwa keberhasilan anak, adalah keberhasilan bersama anak, sekolah, dan orang tua.

Catatan Bunda Tik SAT


Jenis Jenis Transaksi Dana Sekolah
Ust. Ahmad Rofiqi - Litbang JSAN

Sharing Session SekolahAlam (S3)
Sabtu, 17 Maret 2018.

Dalam transaksi islam harus disebutkan akadnya apakah hibah, ijarah, dsb. Agar suatu transaksi tidak terdefinisi sebagai hal yang gharar (tidak jelas) / maysir (spekulasi).
Ada beberapa sekolah menggunakan nama dana jihad pendidikan, hal ini belum definitif. Baiknya Hibah dengan Ta'liq (syarat).
Memungut dana Pendidikan
HR Bukhari : "Sesungguhnya pekerjaan yang paling berhak untuk engkau ambil upahnya adalah Al Quran".
Pendidikan masuk ke dalam transaksi jual beli jasa (ijarah). Mengambil upah (ujrah) dibolehkan. Hadist tersebut menjadi landasan kuat dibolehkannya.

Syarat tansaksi:
1) Orang yang bertransaksi : Aqil (mumayiz), ulama menyebutkan orang maauk tahap mumayiz pada usia 5-7 tahun. Jika dia dapat membedakan yang benar dan salah. Masuk kedalam mumayiz.
2) Ada barang / jasa yang halal. Jelas dan dimiliki oleh penjual.
3) Ada akad.

Ketika pendidikan, syaratnya terpenuhi, tidak menyelisihi ketentuan Allah (mis. haram pendidikannya), dan antarodin (saling sepakat sekolah dan orang tua) maka transaksi pendidikan dibolehkan.
Apakah dana sekolah harus dijelaskan terperinci?

Jika semua dana tidak dapat diprediksi, atau diperinci sampai hal yang kecil sekali, maka akad yang utama adalah hibah. Hibah tidak mengandung istilah gharar.

Dalam hal ini, untuk gedung yang paling sesuai adalah hibah atau wakaf. Namun untuk wakaf tidak boleh dipindahkan dan tidak boleh ditukarguling (ruslah). Fatwa ulama, ruslah boleh jika mengandung manfaat yang lebih besar. Dan hal ini wajib ditentukan oleh pemerintah. Wakaf juga tidak boleh dijual.
Apakah jika gedung masih dalam tahap rencana, bisa dijadikan landasan transaksi?
Fatwa ibn taimiyah, boleh. Termasuk transaksi hibah dengan syarat, untuk dipenuhi qdimasa yang akan datang. Misal jika ada dananya maka akan dibangun gedung. Hal tersebut boleh. Kembali lagi ke konsep bahwa hibah tidak ada istilah gharar. Hibah yang penting diterima dengan baik dan barangnya halal.
Hibah dilarang diambil kembali. Dalam suatu hadist, mengambil kembali hibah ibarat anjing memakan muntahannya.

Apakah dana pendidikan dapat digunakan secara bebas?
Tergantung akadnya. Paling aman adalah hibah.

Dana wakaf
- Wakaf diutamakan untuk iqarat (properti), berupa barang. Sesuatu yang di wakafkan tidak boleh dijual, ditukar, diganti dari apa yang diakadkan. Namun boleh digunakan untuk suatu hal yang produktif.
Uang Pendaftaran
- Jika yang dimaksudkan adalah formulir. Maka akadnya jual beli, formulir menjadi hal yang diperjualbelikan. Akad ini yang paling aman
Uang kegiatan siswa
- Akadnya ijarah.

Uang SPP
- Pengutan untuk pelaksanaan pendidikan, maka akadnya ijarah bil amal.
Asuransi
- Boleh jika memenuhi prinsip syariah. Preminya Hibah, investasinya mudharabah. Bagaimana cara klaimnya.
Koperasi
- Kerjasama beberapa pihak. Dibolehkan jika memenuhi prinsip syari. dengan akadnya bisa berupa ba'i, mudharabah, murabahah.

Sesi Tanya Jawab

1. Bu Vina - Sekolah Alam Purwakarta
Uang pangkal disebut biaya investasi bagaimana hukumnya? Ada program wakaf tanah dihargakan per meter. Bagaimana akadnya apakah menyalahi aturan?
Investasi adalah istilah dalam bahasa Indonesia banyak bias maknanya. Investasi tidak mengacu pada suatu akad tertentu. Misal : seminar motivasi.

Namun jika disekolah menggunakan istilah investasi, jadi bias. Investasi akhirat ataukah investasi materi. Tengible atau intangiblenya bias. Misal : jika saya bayar saya dapat keuntungan uang. Baiknya jangan digunakan. Dikhawatirkan tidak tepat sasaran.
Wakaf tidak ada batas minimal dan maksimal. Jika dijadikan per meter dan wajar hal tersebut sah-sah saja. Selama riil, ada barangnya, ada lahannya. Selama sesuai peruntukkannya. Penggunaan wakaf insyaAllah sudah tepat.

2. Pak Gatot - Probolinggo
Bagaimana soal dana BOS?
Bagaimana jika sekolah mengajukan pembiayaan ke Bank, harus menyesuaikan aturan bank?
Kami belum mempelajari lengkap perihal dana BOS, namun dipahami sebagai uang operasional. Penggunaaannya selama digunakan untuk aktivitas sekolah, diperbolehkan. Terlebih bahwa Pendidikan sebenarnya adalah tugas pemerintah.
Pembiayaan bank lazimnya akad murabahah. Harus disesuaikan dengan aturannya.  Murabahah untuk pembelian barang. Ada benda yang ditransaksikan.
Pengembalian dari dana pendidikan diperbolehkan.

3. Miftah - SA Karawang
Soal investasi, ada kasus ortu yang memasukan siswanya ke sekolah, uangnya dikembalikan jika anaknya lulus. Uangnya digunakan untuk 1. Ditabung di bank konven 2. Di bank syariah 3. Diputar sendiri oleh sekolah misal dengan katering/antar jemput. Mana yang lebih baik?
Hendakya orang tua paham istilah investasi, bahwa investasi tidak terjadi perpindahan hak milik. Jika terjadi rugi, pemilik harta hendaknya ditanggung bersama.
Jika dikembalikan 100% itu bukan investasi. Tapi pinjaman. Jika dijanjikan ada keuntungannya, itu tidak boleh. Karena riba. Berbeda dengan bagi hasil ada kemungkinan untung dan juga ada keuntungan rugi.

4. Arinal - SA Banten
Apakah boleh ta'liq hibah dari penerima?
Bagaimana dengan uang aktivitas dengan akad ijarah, namun tidak semua yang direncanakan dapat dilakukan, apakah harus dikembalikan dananya?
Apakah harta wakaf boleh diminta kembali?
Bagaimana hukum.menjaminkan aset sekolah ke bank?

Taliq dari penerima di bolehkan dari qiyas tabaru. Sesuai hukum aauransi. Dana premi dapat digunakan untuk membantu orang yang terkena musibah. Namun tetaap pembeei hibah memberikan dananya tanpa dipaksa, dengan asas kerelaan.
Dana Tahunan jika dirincikan dalam kegiatan, hal tersebut adalah janji. Harus dipenuhi. Kecuali karena kondisi yang memaksa. Misal mau outing ke pangandaran, ternyata disana tsunami. Jika hal tidak bisa terpenuhi maka wajib ditanyakan kembali kepada orang tua. Disepakati kembali dana yang tersisa?
Wakaf jika sudah diberikan tidak bisa ditarik lagi. Wakaf menjadi milik umat. Bukan milik sekolah. Sekolah hanya pengelola harta wakaf. Itu juga yang menjadi qiyas beberapa ulama melarang wakaf tunai. Karena ada banyak potensi penyalahgunaan.
Aset sekolah dijaminkan ke bank boleh. Bukan suatu kewajiban. Jaminan prinsipnya hanya tambahan kepercayaan saja. Hukumnya boleh selama aman. Juga melindungi amanah masyarakat masih dapat dijalankan.

Tangerang, Maret 2018


@artridwan | www.artridwan.my.id. Diberdayakan oleh Blogger.
Back To Top