@yandaawan

Rangkuman Seni Rupa SMP Kelas 9 Semester 2

 


Rangkuman Seni Rupa SMP Kelas 9 Semester 2

Rangkuman Seni Musik SMP Kelas 8 Semester 2

Rangkuman Seni Musik SMP Kelas 8 Semester 2

Rangkuman Seni Musik | Seni Budaya SMP Kelas 8 Semester 2

1. Teknik Bermain Alat Musik Tradisional

Pengertian: Teknik memainkan alat musik daerah sesuai cara dan karakter.

Jenis teknik:
- Dipukul (kendang, gong)
- Dipetik (kecapi)
- Digesek (rebab)
- Ditiup (suling)

Hal yang diperhatikan:
- Posisi bermain
- Teknik dasar
- Kekompakan

2. Ansambel Musik Tradisional

Pengertian: Bermain musik bersama.

Jenis:
- Ansambel sejenis
- Ansambel campuran

Contoh: gamelan, angklung

Unsur:
- Melodi
- Irama
- Harmoni

3. Teknik Vokal

Pengertian: Cara menggunakan suara dengan benar.

Teknik:
- Pernapasan
- Artikulasi
- Intonasi
- Resonansi
- Ekspresi

4. Bernyanyi Secara Unisono

Pengertian: Bernyanyi satu suara.

Ciri:
- Satu melodi
- Tidak ada pembagian suara
- Kompak

5. Gaya dan Genre Musik

Pengertian: Jenis/aliran musik.

Contoh:
- Tradisional
- Pop
- Rock
- Dangdut
- Jazz

6. Apresiasi Musik

Pengertian: Menilai dan menghargai musik.

Tahapan:
1. Mendengarkan
2. Memahami
3. Menilai
4. Menghargai

Kesimpulan

Materi mencakup teknik alat musik, ansambel, vokal, unisono, genre, dan apresiasi musik.


Rangkuman Seni Rupa SMP Kelas 8 Semester 2

Rangkuman Seni Rupa SMP Kelas 8 Semester 2

Rangkuman Seni Rupa | Seni Budaya SMP Kelas 8 Semester 2

1. Menggambar Model

Pengertian: Menggambar objek nyata dengan memperhatikan bentuk, proporsi, dan pencahayaan.

Prinsip:
- Proporsi
- Komposisi
- Keseimbangan
- Kesatuan
- Gelap terang

Teknik:
- Arsir
- Dusel
- Pointilis
- Blok

Alat dan bahan: pensil, penghapus, kertas, arang, krayon, cat air

2. Ilustrasi

Pengertian: Gambar untuk memperjelas atau menghiasi teks.

Fungsi:
- Memperjelas cerita
- Menarik perhatian
- Menambah estetika

Jenis:
- Komik
- Kartun
- Karikatur
- Vignette

Teknik:
- Manual
- Digital

3. Komik

Pengertian: Rangkaian gambar berurutan untuk menyampaikan cerita.

Ciri:
- Gambar berurutan
- Balon kata
- Mengandung cerita

Unsur:
- Panel
- Tokoh
- Alur
- Dialog

Jenis:
- Komik strip
- Komik buku
- Komik digital

4. Poster

Pengertian: Karya dua dimensi berisi gambar dan tulisan.

Ciri:
- Bahasa singkat
- Gambar mencolok
- Mudah dipahami

Jenis:
- Niaga
- Layanan masyarakat
- Kegiatan

Prinsip:
- Komunikatif
- Kreatif
- Menarik

5. Seni Rupa Dua Dimensi

Pengertian: Karya dengan panjang dan lebar.

Contoh: lukisan, gambar, poster, ilustrasi

Unsur:
- Titik
- Garis
- Bidang
- Bentuk
- Warna
- Tekstur
- Ruang

Prinsip:
- Kesatuan
- Keseimbangan
- Irama
- Penekanan
- Proporsi

6. Apresiasi Seni Rupa

Pengertian: Menilai dan menghargai karya seni.

Tahapan:
1. Mengamati
2. Memahami
3. Menilai
4. Menghargai

Kesimpulan

Materi meliputi menggambar model, ilustrasi, komik, poster, unsur dan prinsip seni rupa, serta apresiasi karya.

Logo dan Tipografi Seni Budaya Kelas 7

 


Rangkuman Materi Logo dan Tipografi pelajaran seni budaya kelas 7 semester 2:

Pengertian Logo

  • Logo adalah simbol grafis yang mewakili suatu organisasi, perusahaan, produk, atau individu.

  • Logo berfungsi sebagai identitas visual yang membedakan suatu entitas dari yang lain.

  • Logo yang baik harus sederhana, mudah diingat, dan relevan dengan identitas yang diwakilinya.

Unsur-Unsur Logo

  • Tipografi:

    • Penggunaan jenis huruf (font) yang sesuai dengan karakter entitas.

    • Pengaturan huruf yang estetis dan mudah dibaca.

  • Grafis:

    • Penggunaan gambar, simbol, atau bentuk yang merepresentasikan identitas.

    • Desain grafis yang menarik dan relevan.

  • Warna:

    • Pemilihan warna yang memiliki makna dan menciptakan kesan tertentu.

    • Kombinasi warna yang harmonis dan menarik.

Jenis-Jenis Logo

  • Wordmark:

    • Logo yang hanya terdiri dari teks, biasanya nama entitas.

  • Lettermark:

    • Logo yang menggunakan inisial atau singkatan dari nama entitas.

  • Pictorial Mark:

    • Logo yang menggunakan gambar atau simbol yang mewakili entitas.

  • Abstract Mark:

    • Logo yang menggunakan bentuk atau simbol abstrak yang tidak mewakili objek tertentu.

  • Combination Mark:

    • Logo yang menggabungkan teks dan gambar atau simbol.

  • Emblem:

    • Logo yang di dalam nya terdapat teks yang di masukan kedalam simbol atau gambar.

Prinsip Desain Logo

  • Sederhana:

    • Logo harus mudah dipahami dan diingat.

  • Unik:

    • Logo harus berbeda dari logo lain yang sudah ada.

  • Relevan:

    • Logo harus sesuai dengan identitas dan tujuan entitas.

  • Fleksibel:

    • Logo harus dapat digunakan dalam berbagai ukuran dan media.

  • Mudah diingat:

    • Logo harus mudah di ingat oleh orang yang melihatnya.

  • Abadi

    • Logo harus dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama.

Proses Pembuatan Logo

  • Riset:

    • Mempelajari identitas dan tujuan entitas.

    • Mempelajari tren desain logo terkini.

  • Sketsa:

    • Membuat berbagai sketsa ide logo.

  • Digitalisasi:

    • Memilih sketsa terbaik dan mendigitalisasikannya menggunakan perangkat lunak desain grafis.

  • Evaluasi:

    • Mengevaluasi desain logo dan melakukan revisi jika diperlukan.




Pengertian Tipografi dalam Logo

  • Tipografi adalah seni dan teknik mengatur huruf untuk membuat teks yang mudah dibaca, menarik, dan sesuai dengan tujuan komunikasi.

  • Dalam logo, tipografi berperan penting dalam menyampaikan identitas dan karakter merek.

  • Pemilihan jenis huruf (font), ukuran, warna, dan tata letak huruf harus dipertimbangkan dengan cermat.

Unsur-Unsur Tipografi dalam Logo

  • Jenis Huruf (Font):

    • Setiap jenis huruf memiliki karakter dan kesan yang berbeda.

    • Jenis huruf dapat dikelompokkan menjadi serif, sans-serif, script, dan display.

    • Pemilihan jenis huruf harus sesuai dengan karakter merek dan target audiens.

  • Ukuran Huruf:

    • Ukuran huruf harus disesuaikan dengan proporsi logo dan media penggunaannya.

    • Hierarki ukuran huruf dapat digunakan untuk menekankan elemen tertentu dalam logo.

  • Warna Huruf:

    • Warna huruf harus harmonis dengan warna elemen lain dalam logo.

    • Warna dapat menyampaikan emosi dan makna tertentu.

  • Tata Letak Huruf:

    • Tata letak huruf harus mudah dibaca dan menarik secara visual.

    • Pertimbangkan jarak antar huruf (kerning) dan jarak antar baris (leading).

Prinsip Tipografi dalam Logo

  • Keterbacaan (Legibility):

    • Huruf harus mudah dibaca, bahkan dalam ukuran kecil.

  • Keterpahaman (Readability):

    • Teks harus mudah dipahami dan sesuai dengan konteks logo.

  • Kesesuaian (Relevance):

    • Jenis huruf harus sesuai dengan karakter merek dan target audiens.

  • Keunikan (Uniqueness):

    • Tipografi logo harus berbeda dari logo lain yang sudah ada.

Penerapan Tipografi dalam Logo

  • Wordmark:

    • Logo yang hanya terdiri dari teks, di mana tipografi menjadi elemen utama.

  • Combination Mark:

    • Logo yang menggabungkan teks dan gambar, di mana tipografi melengkapi elemen grafis.

  • Lettermark:

    • Logo yang menggunakan inisial dari sebuah nama.

Hal yang perlu diperhatikan dalam membuat tipografi logo

  • Memilih jenis huruf yang tepat.

  • Mengatur ukuran huruf yang proporsional.

  • Memilih warna huruf yang harmonis.

  • Menata letak huruf yang mudah dibaca.

  • Memastikan tipografi logo mudah diingat.


Seni Rupa Kelas 7

 


Melukis dengan Cat Air

  • Melukis dengan cat air adalah teknik melukis yang menggunakan pigmen warna yang dicampur dengan air sebagai pelarut.

  • Cat air menghasilkan efek transparan dan ringan, sehingga cocok untuk melukis pemandangan, potret, dan ilustrasi.

Alat dan Bahan

  • Cat air: Tersedia dalam bentuk tube atau pan.

  • Kuas: Berbagai ukuran dan jenis bulu, seperti kuas bulat, pipih, dan runcing.

  • Kertas cat air: Kertas khusus yang tebal dan memiliki tekstur agar cat air tidak mudah meresap dan merusak kertas.

  • Air: Untuk melarutkan cat air dan membersihkan kuas.

  • Palet: Untuk mencampur warna cat air.

  • Lap: Untuk membersihkan kuas dan mengontrol kelembapan.

  • Papan gambar: Sebagai alas kertas saat melukis.

Teknik Dasar Melukis dengan Cat Air

  • Teknik basah di atas basah (wet-on-wet): Mengaplikasikan cat air basah pada kertas yang sudah dibasahi, menghasilkan efek warna yang menyebar dan memudar.

  • Teknik basah di atas kering (wet-on-dry): Mengaplikasikan cat air basah pada kertas yang kering, menghasilkan garis dan warna yang lebih tegas.

  • Teknik kering di atas kering (dry-on-dry): Menggunakan kuas yang hampir kering untuk menghasilkan tekstur kasar dan detail yang halus.

  • Teknik gradasi: Menciptakan transisi warna yang halus dari gelap ke terang atau sebaliknya.

  • Teknik lifting: Menghapus atau mengurangi warna cat air yang sudah diaplikasikan dengan kuas basah atau spons.

  • Teknik washes (sapuan tipis): Teknik ini merupakan cara melukis cat air yang paling dasar, yaitu diawali dengan membasahi area kertas yang akan digunakan agar lebih mudah dalam mencampur warna cat yang diinginkan.

Langkah-Langkah Melukis dengan Cat Air

  1. Persiapan: Siapkan alat dan bahan, basahi kertas jika diperlukan, dan buat sketsa gambar.

  2. Pencampuran warna: Campurkan warna cat air di palet sesuai kebutuhan.

  3. Aplikasi cat: Aplikasikan cat air dengan teknik yang sesuai, mulai dari warna yang lebih terang.

  4. Detail dan finishing: Tambahkan detail dan perbaiki kesalahan jika ada.

  5. Pengeringan: Biarkan lukisan mengering sempurna.

Tips Melukis dengan Cat Air

  • Mulailah dengan latihan teknik dasar.

  • Gunakan air secukupnya agar cat air tidak terlalu encer atau terlalu pekat.

  • Eksperimen dengan berbagai teknik dan warna untuk menemukan gaya melukis Anda.

  • Jangan takut untuk membuat kesalahan, karena cat air memungkinkan untuk perbaikan

Seni Musik Kelas 7



Memainkan Alat Musik Sederhana

  • Pengertian:

    • Mempelajari dan memainkan alat musik yang mudah dimainkan, misalnya recorder, pianika, atau alat musik perkusi sederhana.

  • Teknik Dasar Bermain Alat Musik:

    • Posisi tubuh yang benar.

    • Teknik pernapasan (untuk alat musik tiup).

    • Teknik memetik, memukul, atau menekan tuts yang benar.

    • Membaca notasi sederhana.

Pengenalan Suling Recorder

  • Pengertian:

    • Suling recorder adalah alat musik tiup yang menghasilkan suara melodis. Alat musik ini populer dalam berbagai genre musik, termasuk musik klasik, tradisional, dan populer.

  • Jenis-jenis Recorder:

    • Recorder sopran (yang paling umum dipelajari di sekolah), Alto, Tenor dan Bass.

Teknik Dasar Bermain Recorder

  • Posisi Tubuh dan Recorder:

    • Berdiri atau duduk tegak.

    • Pegang recorder dengan sudut 45 derajat.

    • Tutup lubang suara dengan ujung jari, bukan bantalan jari.

  • Teknik Pernapasan:

    • Gunakan pernapasan diafragma.

    • Tiup dengan lembut dan stabil.

  • Penjarian (Fingering):

    • Pelajari diagram penjarian untuk setiap nada.

    • Latihan menutup dan membuka lubang suara dengan tepat.

  • Artikulasi:

    • Gunakan lidah untuk memulai dan mengakhiri setiap nada (teknik "tu").

    • Latihan artikulasi yang jelas dan konsisten.

Hal Penting dalam Bermain Recorder

  • Perawatan Recorder:

    • Bersihkan recorder setelah digunakan.

    • Simpan recorder di tempat yang aman.

  • Latihan Rutin:

    • Latihan secara teratur untuk meningkatkan keterampilan bermain recorder.

    • Mendengarkan Musik:

    • Mendengarkan berbagai jenis musik dapat membantu meningkatkan pemahaman tentang melodi dan ritme.

Suling recorder terdiri dari tiga bagian utama:

  1. Kepala (Head): Bagian ini adalah tempat udara ditiupkan. Di dalamnya terdapat saluran udara dan tepi tajam (labium) yang menghasilkan getaran suara.

  2. Badan (Body): Bagian ini memiliki lubang-lubang nada yang ditutup dan dibuka dengan jari untuk menghasilkan nada yang berbeda. Jumlah dan letak lubang nada bervariasi tergantung jenis recorder.

  3. Kaki (Foot): Bagian ini biasanya memiliki satu atau dua lubang nada tambahan dan berfungsi untuk menstabilkan suara serta memperluas jangkauan nada.

Ansambel Musik

  • Pengertian:

    • Ansambel musik adalah kelompok pemain musik yang memainkan alat musik secara bersama-sama.

  • Jenis-Jenis Ansambel Musik:

    • Ansambel sejenis (misalnya, ansambel gitar).

    • Ansambel campuran (misalnya, ansambel musik tradisional).

  • Prinsip-Prinsip Bermain Ansambel Musik:

    • Kerja sama.

    • Keseimbangan suara.

    • Penghayatan.

Musik Tradisional

  • Pengertian:

    • Musik tradisional adalah musik yang diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian dari budaya suatu daerah.

  • Fungsi Musik Tradisional:

    • Sarana upacara adat.

    • Pengiring tarian.

    • Sarana komunikasi.

    • Sarana hiburan.

    • Sarana pengungkapan diri.

  • Jenis-Jenis Alat Musik Tradisional:

    • Alat musik petik (misalnya, sasando, kecapi).

    • Alat musik tiup (misalnya, seruling, terompet).

    • Alat musik pukul (misalnya, gamelan, gendang).

    • Alat musik gesek (misalnya, rebab).

@artridwan | www.artridwan.my.id. Diberdayakan oleh Blogger.
Back To Top