@yandaawan

Peralatan dan Perlengkapan Kemping 2 Hari 1 Malam

 


Peralatan dan Perlengkapan Kemping 2 Hari 1 Malam

1. Perlengkapan Utama

  • Carrier / Backpack (minimal 40–50 liter)
  • Sleeping bag
  • Matras / alas tidur
  • Tenda (bisa sharing dengan teman)
  • Raincover tas
  • Jas hujan / ponco
  • Headlamp / Senter + baterai cadangan

 

2. Pakaian

Dipakai Saat Berangkat; bisa memakai seragam pramuka, baju outbound atau baju quick dry:

  • Baju quick dry / kaos lengan panjang
  • Celana panjang quick dry
  • Sepatu gunung & Sandal Gunung
  • Topi / buff /

Cadangan (dalam tas):

  • 1 set pakaian tidur (hangat: kaos, jaket, celana panjang)
  • 1 baju cadangan
  • 2 pasang kaos kaki
  • 1 celana dalam cadangan
  • Jaket hangat (waterproof atau windbreaker)
  • Sarung tangan & kupluk (jika bermalam di gunung)

 

3. Logistik Makanan & Air

  • Air minum (minimal 2 liter)
  • Makanan utama (nasi, lauk siap saji, mie, dll.)
  • Snack (roti, coklat, kacang, energy bar)
  • Buah tahan lama (apel, jeruk)
  • Alat masak (nesting, kompor portable, gas kecil)
  • Korek api / pemantik
  • Peralatan makan (sendok, garpu, gelas)
  • Trashbag / kantong sampah

 

4. Perlengkapan Pribadi

  • Obat pribadi
  • Tisu kering dan basah
  • Hand sanitizer
  • Sunblock
  • Pasta & sikat gigi
  • Sabun mandi biodegradable (jika perlu)

 

5. Keamanan & Navigasi

  • Pisau lipat / multitool
  • Peluit darurat
  • Peta jalur (jika perlu)
  • HP + power bank
  • Tali paracord / tali serbaguna
  • First Aid Kit dasar (plester, betadine, perban)

 

6. Lain-lain (Opsional tapi berguna)

  • Buku Catatan kecil & pena
  • Uang tunai secukupnya

 

Tips Penting:

  • Gunakan sistem layering pakaian untuk menghemat ruang dan fleksibel terhadap cuaca.
  • Bungkus semua barang dengan plastik dalam tas untuk jaga-jaga hujan/embun.
  • Jangan bawa barang yang “mungkin dipakai” tapi belum tentu perlu.

 

 

Family Camp 2016 Sekolah Alam Fathia Sukabumi

Family Camp 2016 Sekolah Alam Fathia Sukabumi, Sabtu-Minggu, 20-21 Agustus 2017


Profil Fendi Sukuraga, Pengisi Konser Sukuraga

Fendi Sukuraga

Effendi atau biasa akrab dipanggil Fendi Sukuraga beliau berperan sebagai dalang dan pencipta wayang sukuraga, dalam konser kali ini dibantu kawan-kawan pemusik, penari dan dari bidang seni lainnya.
Berikut ini profil singkatnya; Fendi Sukuraga atau Effendi yang lahir di Sukabumi, 16 April 1958.
Mulai suka menggambar dan senang musik sejak kecil. Bahkan dari usia 4 tahun dia minta dibelikan Bongo dan Gitar pada ibunya. Saat remaja ia tinggal di Semarang, setiap Sabtu malam ia dan temannya kadang pergi sampai ke Yogyakarta untuk mengamen sekadar mencari pengalaman. Di Yogya dia selalu mampir ke museum Affandi sehingga Fendi kenal dengan maestro lukis Affandi dan Mamih Maryati (istri Affandi). ”Mamih Maryati mengatakan: “Jika ingin pergi ke galeri/Museum Affandi datanglah di pagi hari, selain dapat bertemu Affandi juga bisa sarapan nasi gudeg disini.”, Setiap pulang Fendi selalu diberi buku atau katalog lukisan oleh Mamih (Bu Maryati).
Seringnya Effendi datang mengunjungi Museum Affandi dan bersilaturahmi, akhirnya Fendi berkeinginan untuk sekolah seni di Yogyakarta. Pada tahun 1980 ia menyampaikan minatnya untuk bersekolah seni di Yogyakarta pada Affandi, kemudian ia diberi surat pengantar oleh Affandi untuk di sampaikan ke sekolah seni rupa Indonesia (SSRI)dan mengatakan ”… kamu harus mengikuti tes di SSRI tetapi jika tidak di terima di SSRI, kamu akan saya titipkan di teman saya Bagong Kusumadiarjo…”.
Pada tahun 1980 Effendi masuk Sekolah Seni Rupa Indonesia jurusan Seni Lukis di Yogyakarta. Tahun 1982 Effendi berkeinginan untuk pindah sekolah di Bali, lagi-lagi Affandi memberi surat pengantar yang langsung ditulis tangan oleh Affandi untuk Ibu Made Kajeng (Direktur Sekolah Seni Rupa Indonesia) di Denpasar, Bali. Akhirnya Fendi bisa diterima di SSRI Bali.
Setiap Affandi pergi ke Bali untuk melukis, Fendi kadang menemuinya di hotel Punil untuk meminta cat bekas dan berharap dapat uang jajan. Fendi benar-benar masih sangat mencintai seni musik, di Bali ia bergabung dengan beberapa grup musik, hampir saja ia keluar dari sekolah tanpa mendapat ijazah. Karena biaya hidup dan biaya sekolah yang sangat tinggi di Bali,akhirnya Fendi memutuskan kembali ke Yogyakarta sampai lulus. Tahun 1986 ia lulus dari Sekolah Seni Rupa Indonesia (SSRI/SMSR) Yogyakarta.
Kini Fendi setelah menemukan karya jati dirinya yaitu “Kesenian Sukuraga” yang lahir dari perkembangan seni lukisnya periode tahun 1987-1989 yang bertema “Langkah– langkah“. Pada tahun 1993 ia melahirkan karya yang bertema “Peran Sukuraga” yang terus berkembang menjadi Wayang sukuraga pada tahun 1996. Pertama kali Wayang Sukuraga di pertunjukan ke masyarakat luas pada Tahun 1997 di acara Program televisi RCTI “Buka Mata Buka Telinga“. Sejak itulah Effendi kini lebih akrab di panggil dengan nama Fendi Sukuraga.
Berbagai karya telah dihasilkannya baik sebagai perupa, dalang, atau pemusik. Karya-karya lukisannya sering terpajang di pameran-pameran seni rupa di dalam atau di luar negeri. Untuk Wayang Sukuraga sendiri, sangat sering diundang ke berbagai festival nasional maupun internasional. Kini ia sedang fokus dengan program pendirian Kampung Sukuraga di Sukabumi.
Jangan Lewatkan Konser Sukuraga di GBB TIM Jakarta tanggal 5 - 6 Maret 2016

Festival Hijau Kota Sukabumi


Salam Hijau!
Forum Komunitas Hijau (FKH) Sukabumi kembali melaksanakan sosialisasi dan kampanye perwujudan kota Sukabumi sebagai "Kota Hijau" yang berkelanjutan, dalam kegiatan Ajang Kreasi dan Seni Komunitas dan Masyarakat Kota Sukabumi atau  Festival Hijau.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Minggu, 20 Desember 2015 mulai pukul 07.30 - sampai selesai bertempat di Eks Terminal Cikondang Kota Sukabumi

Dalam kegiatan tersebut ada beberapa perlombaan memperebutkan piala Walikota Sukabumi serta uang pembinaan. antara lain; Lomba mewarnai untuk tingkat PAUD dan Taman Kanak-kanak, Lomba Puisi Lingkungan tingkat SLTA / Mahasiswa dan Lomba kreasi daur ulang limbah untuk umum dan sekolah.

Kegiatan yang diprakarsai oleh Forum Komunitas Hijau (FKH) Sukabumi ini melibatkan partisipasi komunitas hijau dan masyarakat kota Sukabumi secara luas dan menampiljan kesenian komunitas dan warga di Sukabumi; ada Wayang Sukuraga, Slanker Sukabumi, OI Sukabumi, Passer Sukabumi, Karinding Sukabumi Ngahiji - Karasukan, Kabumi Band, Komunitas Pengamen Jalanan (KPJ) dan lain-lain.

Selain pentas seni dan lomba-lomba, festival hijau kali ini juga diisi kegiatan yang asyik, masyarakat bisa memilih berbagai macam workshop selama festival hijau; ada Workshop Sastra, Melukis, Daur Ulang, Kesenian Tradisional, Permainan Edukatif, Urban Farming, Sukabumi Tempo Doeloe, Workshop Batik dan lain-lain.

Mari Kita Sukseskan FESTIVAL HIJAU KOTA SUKABUMI , kita wujudkan Sukabumi menjadi KOTA HIJAU!

Salam Hijau
Forum Komunitas Hijau Sukabumi

Kegiatan Bengkel Seni Sukabumi

Kegiatan Bengkel Seni Sukabumi

Kegiatan-kegiatan yang pernah dilaksanakan Bengkel Seni Sukabumi
  1. Lomba Baca Puisi dan Monolog 1 Se Kota Sukabumi dengan juri Jose Rizal M
  2. Lomba Baca Puisi dan Monolog 2 Se Kota Sukabumi dengan juri Kak Kusumo
  3. Lomba Baca puisi, Monolog, parade Teater dan diskusi Teater bareng “ Jose Rizal Manua, Remi Silado, Hamid Jabar ( Alm ) se JABAR BANTEN
  4. Pentas Drama Sunda “ Repeh Ripuh “
  5. Pekan Apresiasi Film peraih piala citra serta diskusi film bersama : Selamet Raharjo, Ed.Pesta Sirait, Imam Tantowi, Tedi Prangi, Dedi Mizwar, Lukmatoro, Sally Marcelina
  6. Lomba Baca Puisi dan Monolog kerja bareng STIE PGRI
  7. Pasanggiri Drama Sunda Se- JABAR BANTEN 2000,2002,2004,2006,2008
  8. Pentas Drama Sunda “ Kalapeteng “ di TMII
  9. Pentas Teater “ Malam Jahanam “
  10. Pentas Teater Sajak tuk Sahabat
  11. Pentas Drama Sunda “ Sangkuriang “ dengan bintang tamu Diki Chandra
  12. Studi banding ke Tasikmalaya, Garut
  13. Pentas Drama Sunda “ Neangan Obor “
  14. Pentas Teater “ Putra Mahkota “
  15. Pentas Teater “ Cangkilung “
  16. Lomba Akting kerja bareng Vidia Adi Luhur dengan juri David Kholiq, Raslina Rasidin, Deri Drajat
  17. Pentas Drama Sunda “ Cangkilung “
  18. Pentas Puisi dalam rangka HUT Kota Sukabumi
  19. Pentas Puisi Rapat Kerja dan Bazaar PKS Kota Sukabumi
  20. Panitia Lomba Mewarnai dan Menggambar Faber castel
  21. Pentas Teater “ Halimah “ di pesantren Pulo Air
  22. EO Spekta Bola Dji Sam Soe
  23. EO Ketangkasan ojeg ijo Sampurna
  24. EO Launching GOR Merdeka sukabumi dengan INDOSAT
  25. Branding lapangan basket di 8 Sekolah oleh IM 3
  26. Launching café kenzhi
  27. Pentas Drama Sunda “ Jeblog “ di GK Rumentang Siang” Bandung
  28. Eksplorasi Puisi Sutardji Coulzum Bachri Oleh Keanan Mori (Bandung) kerja bareng Bengkel Seni Sukabumi dengan Pembicara Jose Rizal Manua. Hari Kamis, tanggal 3 Juli 2008 bertempat di Gedung Juang 45 Sukabumi, acara mulai jam 10.00 wib sampai dengan selesai.
    Lomba Akting, Nyanyi dan Tari Tradisional bekerja sama dengan Vidya Adi Luhur tanggal 26 - 27 Juli 2008 bertempat di Tiara Toserba Sukabumi. Dewan Juri Dedi Setiadi, Dery Drajat, Enison Sinaro, Sam Sarumpaet, Happy Salma, Aa Gatot Brajamusti dan Budayawan Sukabumi
@artridwan | www.artridwan.my.id. Diberdayakan oleh Blogger.
Back To Top